Beranda Jabar Melalui Kegiatan PkM, Mahasiswa S2 Kebidanan Unpad Jadikan Posyandu Mulitfungsi

Melalui Kegiatan PkM, Mahasiswa S2 Kebidanan Unpad Jadikan Posyandu Mulitfungsi

271
2
Pembukaan kegiatan PkM dihadiri Kaprodi Magister Kebidanan Fakultas Kedokteran UNPAD Dr. Hadi Susiarno, Kabid Gizi dan Kesehatan Keluarga Nani Yuningsih, Kepala Puskesmas Cikembulan Tati Haryati.

PANGANDARAN-Mahasiswa Magister (S2) Kebidanan Universitas Padjadjaran (Unpad) angkatan XVIII menggelar serangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Cikembulan, Kabupaten Pangandaran ini dilakukan pada tanggal 18 hingga 20 September 2018 lalu. Meski kegiatan telah lama berlangsung, namun efek dari kegiatan masih dirasakan para mahasiswa S2 Kebidanan dan masyarakat di wilayah Puskesmas Cikembulan.
Ketua Prodi S2 Kebidanan, Dr Hadi Susiarno, dr, Sp.OG (K)., M.Kes, MH.Kes mengatakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini memiliki agenda utama berupa Posyandu Multifungsi sebagai bentuk pemberian pelayanan kepada masyarakat, serta In House Training kepada bidan dan dokter umum se-Kabupaten Pangandaran.
Menurut Dr Hadi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Pangandaran, terutama untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
“Pemilihan lokasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, karena Pangandaran merupakan wilayah binaan dari Universitas Padjadjaran. Selain itu, Pangandaran merupakan kabupaten yang baru terbentuk, sehingga diperlukan pembinaan kepada dokter dan bidan. Program ini juga untuk mengembangkan wilayah-wilayah sekitar kampus sehingga menjadi wilayah yang mempunyai nilai lebih,” ujar Dr Hadi.
Pada hari pertama dilakukan kegiatan In House Training. Panitia bekerja sama dengan Tim Konsulen Dokter Spesialis Obstetri Ginekologi Sosial dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) memberikan materi terkait penanganan emergensi obstetri ginekologi di PONED kepada dokter umum dan bidan se-Kabupaten Pangandaran.
Fadilla, salah satu peserta mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Apalagi di Pangandaran saat ini belum ada dokter spesialis kandungan. Sehingga ilmu yang didapat bisa diaplikasikan di lahan kerjanya.
Sementara itu pada hari kedua dan ketiga, dilaksanakan kegiatan Posyandu Multifungsi berupa pemeriksaan bayi dan balita, pemberian makanan tambahan, pemeriksaan kehamilan, penyuluhan pendidikan kesehatan, skrining risiko tinggi pada ibu hamil serta skrining hipertensi pada lansia. Pelaksanaan posyandu dilakukan di 2 desa, yakni Pajaten dan Cikembulan. Masyarakat pun tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Menurut panitia, jumlah sasaran yang hadir di Posyandu hampir mencapai 100%. Sementara itu, pelaksanaan pemeriksaan USG gratis diikuti dengan antusias oleh puluhan ibu hamil.
“Kami sangat senang ada pemeriksaan USG gratis ini. Karena biasanya kami harus pergi ke Banjar terlebih dahulu untuk diperiksa khusus oleh dokter ahli kandungan. Semoga acara ini lebih sering dilakukan” tutur Rani, salah satu peserta seraya tertawa.
Hal Senada pun diungkapkan oleh Tati Haryati, Amd.Keb., SKM selaku Kapala Puskesmas Cikembulan. Menurutnya, dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan para mahasiswa S2 Kebidanan, dengan menggandeng para konsulen dokter spesialis kandungan, sangat ditunggu oleh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Puskesmas Cikembulan.
“Banyak ibu hamil yang berantusias sekali ingin diperiksa oleh dokter dari Bandung,” tutur Bidan Tati terlihat bersemangat ketika menjelaskan.
Di kesempatan yang sama Ahdatul Islamiah selaku ketua panitia, mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain Pendidikan dan Penelitian. “Kami sangat berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Pangandaran, khususnya masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Cikembulan yang menjadi sasaran kegiatan Posyandu Multifungsi. Selain itu, melalui kegiatan In House Training diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan bagi para Dokter dan Bidan dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan obstetri,” jelas Ahdatul.
Kegiatan ini dihadiri pula oleh Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Kepala Puskesmas Cikembulan, Camat Sidamulih serta Kepala Desa Pajaten dan Cikembulan.
Nani Yuningsih Am.Keb, SKM, MM.Kes selaku Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat yang juga merupakan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pangandaran, menambahkan pihaknya sangat berterimakasih sekali kepada UNPAD yang telah melakukan kegiatan PkM di wilayahnya. “Kami berharap dengan dibukanya UNPAD site Pangandaran ini, dapat membuka pendidikan lanjutan kebidanan, baik S1 ataupun S2 karena sebagai kabupaten baru, kami memerlukan SDM yang profesional di bidangnya,” tandasnya.(rls/din)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here