Beranda Bandung Komplek Perkantoran Pemkab Rawan Curanmor

Komplek Perkantoran Pemkab Rawan Curanmor

36
0
LAPOR POLISI: Korban menceritakan kronologis kendaraannya yang hilang saat diparkir di sekitar kantor Pemkab KBB. ASEP IMAM MUTTAQIN/PASUNDAN EKSPRES

NGAMPRAH – Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat nampaknya sudah mulai tidak ramah dan aman bagi pegawai maupun tamu yang memarkirkan kendaraannya di sekitar area komplek tersebut. Pasalnya, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mulai melakukan aksinya dengan mencuri sepeda motor, helm dan barang berharga lainnya yang di parkir di area Komplek.

Seperti yang dialami oleh salah seorang pegawai di Dinas Sosial, Iis Nise (21) yang mengalami curanmor. Motornya yang ia parkir di sekitar area Komplek tepatnya didepan Kantor BPBD KBB, hilang begitu saja tanpa ada jejak, Rabu (5/12).

Motor milik warga Desa Padaasih Kecamatan Cisarua ini, jenis matic dengan nomor polisi D 2518 UCF diketahui hilang sekitar pukul 14.00 WIB.

“Saya parkir motor disini sejak pukul 08.00, dan kebetulan saya ada tugas ke gedung Setda. Ketika datang ke parkiran, motor saya sudah tidak ada sekitar pukul 14.00. Padahal, motor juga dalam keadaan dikunci,” kata Iis ditemui di lokasi kejadian.

Setelah mengetahui motornya hilang, Iis langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Satpol PP dan Dinas Perhubungan serta petugas Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari. Bahkan, dirinya juga akan segera melaporkan kasus ini ke Polsek Padalarang.
“Saya berharap, setelah melapor kepolisian, pelaku dapat segera ditangkap serta ke depan tidak ada lagi kejadian serupa,” ujarnya.

Iis pun meminta agar pengamanan di area komplek Pemkab Bandung Barat ini bisa ditingkatkan untuk mencegah terjadinya curanmor. Pasalnya, CCTV di area parkiran sudah tidak berfungsi lagi.

“Pengamanan harus ditingkatkan saja, supaya tidak ada lagi kasus seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu anggota Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari, Brigadir Ahmad Hamzah menjelaskan, setelah mengetahui adanya laporan kehilangan motor dirinya langsung ke lokasi kejadian. Menurutnya, kasus curanmor di area Pemkab kerap terjadi.

BACA JUGA:  Jasad Bayi Ditemukan di Saluran Irigasi

“Tahun ini sekitar 4 kasus kehilangan motor sudah terjadi di kantor Pemkab. Ada juga kehilangan helm,” kata Hamzah.

Dia menyarankan, setelah seringnya kasus curanmor terjadi di area perkantoran, sinergitas antara Satpol, Dishub, Diskominfo serta kepolisian harus ditingkatkan. Hal ini untuk mencegah kembali kasus curanmor.

“Masukan dari kami, agar pengamanan bisa ditingkatkan baik dari Satpol PP maupun Dishub. Sementara, Diskominfo bisa memantau dari CCTV. Karena CCTV yang terpasang di tempat kejadian ini dalam kondisi mati,” kata Hamzah seraya menyebutkan pada saat kejadian petugas parkir tidak ada di tempat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar KBB Rini Sartika menyebutkan, tempat hilangnya motor yang terjadi hari ini bukan lokasi parkir. Sebab, Pemkab sudah menyiapkan lahan parkir khusus untuk kendaraan bermotor.

“Lokasi itu (tempat hilang motor) bukan tempat parkir dan lokasi parkir motor sudah kami sediakan khusus (di bawah gedung A),” katanya.

Saat ini, sebut dia, Dinas Perhubungan tengah menata area parkir untuk kendaraan motor dan mobil. Sehingga pihaknya masih menunggu hasil dari penataan tersebut agar tertata dengan rapih dan tidak semerawut. Termasuk penempatan personel di lokasi parkir juga tengah dibahas dengan Dishub.

“Memang untuk pengamanan kendaraan ini dibutuhkan sinergitas bersama antara kami dengan dishub agar tercipta keamanan bagi masyarakat yang datang. Termasuk sekarang setiap kendaraan yang masuk perkantoran pemkab diberikan kartu, itu juga merupakan gagasan dari Dishub agar setiap kendaraan yang masuk bisa terdata juga untuk meningkatkan keamanan,” pungkasnya.(sep/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here