Beranda Subang Megah, Pembangunan Mesjid Al-Ikhlas tanpa Bantuan APBD

Megah, Pembangunan Mesjid Al-Ikhlas tanpa Bantuan APBD

19
0
PERESMIAN: Bupati Subang, Ruhimat meresmikan Masjid Agung Al Ikhlas di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipendeuy, Selasa (22/1). Biaya pembangunan masjid ini tanpa bantuan anggaran dari APBD sepeserpun.

SUBANG-Masjid Agung Al Ikhlas yang berlokasi di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipendeuy, akhirnya diresmikan oleh Bupati Subang, Ruhimat, Selasa (22/1).

Dalam sambutanya, Ruhimat mengatakan, Masjid Agung Al-Ikhlas merupakan pembangunan masjid setingkat RT yang biaya pembangunan tanpa bantuan anggaran APBD.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi sekali pembangunan masjid agung ini. Berharap Masjid Al -Ikhlas ini bisa memakmurkan berbagai kegiatan, baik kegiatan keagamaan untuk meneguhkan keimanan dan ketaqwaan serta kegiatan kemasyarakatan, sehingga masjid menjadi poros utama pendidikan berkarakter masyarakat Kabupaten Subang,” ungkap Ruhimat.

“Jangan sampai masjid semegah dan sebesar ini, malah kekurangan jamaah. Inilah salah satunya yang menjadi tanggung jawab besar kita semua,” sambungnya.

Ruhimat juga mengingatkan, Masjid Agung Al Ikhlas tidak menjadi obyek wisata. “Jangan sampai masjid semegah ini nantinya hanya menjadi latar belakang berfoto, menjadi objek wisata dan pada akhirnya hanya akan mengurangi nilai-nilai dan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan syiar agama Islam,” jelasnya.

Di kesempatan tersebut, Ruhimat juga meminta dukungan masyarakat Cipeundeuy untuk sama-sama membangun Subang menjadi kabupaten jawara.

“Dalam program visi tergambarkan, komitmen kami mewujudkan masyarakat Subang yang berkarakter, yaitu memiliki ciri khas budaya dan kearifan lokal dalam setiap sendi kehidupan, di tunjang dengan keteguhan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” tandasnya.

Selanjutnya Ruhimat secara resmi menandatangani batu prasasti pembangunan Masjid Agung Al –Ikhlas yang ditandai dengan pemotongan pita.(rls/din)

BACA JUGA:  Petani Gembira Irigasi Bakal Diperbaiki, 184 Ha Sawah Tidak Akan Kekeringan Lagi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here