Beranda Purwakarta H. Aming: Pastikan Perbaikan Jalan Tuntas

H. Aming: Pastikan Perbaikan Jalan Tuntas

22
0
PERBAIKAN JALAN: Pemkab Purwakarta berencana mengalihkan sebagian beban perbaikan jalan ke Pemdes. DAYAT ISKANDAR/PASUNDAN EKSPRES

Sebagian Akan Digarap Pemdes

PURWAKARTA-Pemerintah Kabupaten Purwakarta memastikan tahun 2019, seluruh jalan protokol di Kecamatan Plered segera dituntaskan.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Purwakarta H.Aming Rabu(13/2) siang kemarin, usai memimpin rapat Minggon di Aula Kantor Camat Plered yang dihadiri 16 Kades se-Kecamatan Plered.

Ditegaskan Wabup, jalan protokol yang ada di Kecamatan Plered yang membentang dari Cianting-perempatan jalan Cirata yang kini kondisinya rusak di beberapa titik, seperti depan kantor Desa Citeko dan sekitar Desa Anjun semuanya akan diperbaiki.

“Kita pastikan semuanya akan dibeton, karena kontruksi jalan beton dinilai efektif,untuk kontur tanah yang labil,seperti di Plered ini,” terang H.Aming.

Namun demikian,lanjut Wabup yang miliki jam terbang cukup tinggi sebagai mantan pemborong itu, beberapa perbaikan jalan Kabupaten yang ada di Purwakarta nantinya akan diserahkan sebagian tanggung jawab perbaikanya kepada Pemdes, melalui dana desa.

Mengingat hingga saat ini, APBD Kabupaten Purwakarta masih terbebani piutang hingga mencapai Rp 68.Milyar, yang salah satunya ke RSUD Bayu Asih, sebesar Rp 27 Milyar lebih, guna membayar biaya Jaminan Purwakarta Istimewa (Jampis),atas pengobatan warga Purwakarta yang kurang mampu.

“Kita akan lakukan percepatan perbaikan jalan Kabupaten, di seluruh wilayah Purwakarta. Namun nantinya akan dibantu oleh alokasi Dana Desa dari desa terdekat, dengan jalan kabupaten yang kondisinya rusak,” terangnya. lebih lanjut.

Pengalihan sebagian tanggung jawab perbaikan jalan Kabupaten, kepada Pemdes terdekat, akan mengambil dari sebagian alokasi dana desa.

Menurut Wabup cukup beralasan, mengingat saat ini ada peningkatan jumlah DD yang diterima Pemdes, hingga mencapai Rp 1 milyar/desa.

“Ya, cukup beralasanlah, karena saat ini ada peningkatan alokasi DD dari pusat, dari semula Rp 850 juta/desa, kini naik jadi Rp 1 milyar/desa, dalam tahun ini.” terang H.Aming.

BACA JUGA:  Warga Memancing di Kubangan jadi Perbincangan, Berharap Jalan Rusak Segera Diperbaiki

Soal pengalihan sebagian tanggung jawab perbaikan jalan Kabupaten kepada Pemdes terdekat, sejumlah Kades yang hadir dalam rapat minggon di Aula Kecamatan Plered tersebut, memang belum sepenuhnya setuju. Namun mereka mengaku butuh payung hukum terkait pertanggung jawaban penggunaan Anggaran Dana Desa (DD), yang nanti akan terbebani dengan biaya perbaikan jalan Kabupaten.

Hal itu seperti ditegaskan Kades Linggarsari Kecamatan Plered H.Usep Saefulloh, yang akrab dipanggil Lurah Kajeng ini menyatakan, kegamangannya soal pelimpahan tanggung jawab perbaikan jalan kabupaten, yang sebagian akan dibebankan kepada Pemdes.

“Pada intinya kita setuju saja sepanjang tata aturan dan payung hukumnya jelas, persoalanya selama ini, seluruh laporan penggunaan DD, seluruhnya menjadi tanggung jawab Kades ke pusat. Jadi kalau memang aturan yang nanti akan dibuat membolehkan itu, ya gak masalah,” terang H.Usep Saefulloh yang kini menjabat Ketua Asosissi Perangkat Desa Seluruh Indonesia(APDESI) Kecamatan Plered.

Tak hanya melulu membicarakan soal perbaikan jalan protokol ,rencana pengalihan sebagian tanggung jawab perbaikan jalan kabupaten ke Pemdes,isue lain juga dibahas,seperti soal pembangunan irigasi yang rusak.

“Kita juga banyak menampung aspirasi dari para Kades,dan warga terkait dengan persoalan yang berkembang di wilayah desa masing masing, yah pokoknya kita akan tampung semua itu,untuk kita kerjakan bersama sama,” tukas H. Aming. (dyt/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here