Beranda Purwakarta Program Jaminan Kesehatan Nasional Launching di Cibodas

Program Jaminan Kesehatan Nasional Launching di Cibodas

30
0
LAUNCHING: Sekda Purwakarta Iyus Permana bersama Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Purwakarta Adiwan Qodar menyerahkan JKN-KIS di Desa Cibodas. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Desa Cibodas Kecamatan Sukatani, menjadi rangkaian ketiga digelarnya kegiatan Launching Keluarga Penerima Jaminan Kesehatan APBD Kabupaten Purwakarta, melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Launching yang digelar bersamaan dengan kegiatan Gempungan di Buruan Urang Lembur tersebut, dihadiri Sekda Purwakarta Iyus Permana, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Purwakarta Adiwan Qodar, Camat Sukatani Panji Sarizaman, Kades Cibodas Acep Supriatna, dan masyarakat setempat.

Sekda Purwakarta Iyus Permana mengatakan, gempungan kali ini disandingkan dengan launching program Keluarga Penerima Jaminan Kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Data dari Camat Sukatani, sambungnya, diketahui dari 4.165 warga Desa Cibodas baru ada 243 warga yang di-cover BPJS Kesehatan. “Namun jangan khawatir, karena bantuan dari provinsi belum turun, masih menunggu pemutakhiran data terlebih dahulu dan anggaran perubahan,” kata Sekda saat menyampaikan sambutannya, Rabu (20/3).

Lebih lanjut Sekda mengatakan, program Keluarga Penerima Jaminan Kesehatan melalui JKN merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang Bupati Purwakarta kepada warganya. “Hal ini sejalan dengan visi Mewujudkan Purwakarta Istimewa. Sesuai dengan salah satu misinya, yakni meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial masyarakat,” ujarnya.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Purwakarta Adiwan Qodar mengapresiasi komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta dalam mendukung program nasional, khususnya jaminan kesehatan. “Kami optimis walau pun saat ini Kabupaten Purwakarta belum seluruh penduduknya memiliki jaminan kesehatan, tetapi dengan komitmen yang sangat baik tersebut maka Universal Health Coverage (UHC) akan segera terwujud di Kabupaten Purwakarta,” kata Adiwan.

Adiwan menyebutkan, sepanjang Maret ini ada empat desa yang ditunjuk menjadi tempat di-launching-nya Program Keluarga Penerima Jaminan Kesehatan melalui JKN. “Keempatnya adalah, Desa Sindang Panon Kecamatan Bojong, Desa Depok Kecamatan Darangdan, Desa Cibodas Kecamatan Sukatani, dan Desa Cilegong Kecamatan Jatiluhur,” ujarnya.

BACA JUGA:  Cegah Stunting, Bangun SAB dan Jamban Keluarga

Seperti diketahui, Pemerintah Republik Indonesia berkomitmen memberikan perlindungan yang menyeluruh bagi rakyat Indonesia yang dituangkan dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Amanat untuk melaksanakan Undang-undang tersebut, khususnya jaminan kesehatan, telah diberikan kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan per 1 Januari 2014.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial untuk mengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta sebagai salah satu dari 27 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat, pun turut berpartisipasi memastikan masyarakatnya yang belum memiliki jaminan kesehatan untuk terlindungi kesehatannya dengan mendaftarkan sebagai peserta JKN-KIS.

Peserta di wilayah Kabupaten Purwakarta sendiri hingga saat ini telah mencapai 767.917 jiwa dari 923.846 jiwa, atau sebesar 83,12% dari jumlah total penduduk Kabupaten Purwakarta.
Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 54.086 jiwa merupakan peserta yang iuran per bulannya dibantu oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta atau yang disebut Penerima Bantuan Iuran APBD. Yang menjadi fokus utama pemerintah saat ini, adalah bagaimana agar masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak merasa khawatir untuk datang berobat ketika mengalami kondisi sakit.

Begitu juga dengan pengurus masjid atau marbot yang selama ini belum mendapatkan perhatian secara khusus terkait dengan perlindungan kesehatannya. Launching keluarga penerima Jampis terintegrasi dengan program JKN ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah terhadap jaminan kesehatan masyarakat Purwakarta.(add/vry)

Peserta JKN
767.917 jiwa (83,12%) dari 923.846 Penduduk Purwakarta
54.086 jiwa Penerima Bantuan Iuran APBD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here