Beranda Bandung Terapkan e-lakpin untuk Tingkatkan Kinerja ASN

Terapkan e-lakpin untuk Tingkatkan Kinerja ASN

12
0
Asep Sodikin, Sekretaris Daerah (Sekda) KBB.

NGAMPRAH-Untuk mencapai visi AKUR (Aspiratif, Kreatif, Unggul dan Religi), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat akan menerapkan penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui aplikasi e-lakpin (laporan kinerja secara elektronik). Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat, Asep Sodikin saat dihubungi, Minggu (14/4).

Menurutnya, sistem berbasis online tersebut untuk mengganti sistem lama yakni penilaian kinerja secara manual. Penerapan sistem absensi maupun kinerja secara elektronik ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja ASN di lingkungan Pemkab Bandung Barat. “Tahun ini tahap sosialisasi dan beberapa SKPD sudah mencoba aplikasi laporan kinerja berbasis sistem online ini. Secara menyeluruh efektifnya tahun 2020 sudah menggunakan sistem baru ini,” katanya.

Dia menjelaskan aplikasi ini nantinya akan terhubung secara online dalam website khusus, soal laporan kinerja ASN. Setiap orang harus mengisi data identitas diri secara lengkap disertai dengan posisi jabatan atau tempat kerja (SKPD) dengan dilengkapi foto setiap orang. “Ini kan sistem baru dan untuk mengisi biodata serta foto masih banyak yang belum mengerti. Makanya sekarang diujicoba dulu dan tahun depan semuanya harus sudah online dalam melaporkan kinerjanya. Contohnya, seperti besok mau mengerjakan apa? Targetnya kapan tercapai? Evaluasinya seperti apa? Jadi kinerja ASN bisa terukur tidak asal-asalan,” jelasnya.

Sementara saat ini, lanjut dia, baru sistem absensi elektronik finger print (absensi berbasis sidik jari) yang diberlakukan sejak awal tahun bagi ASN. “Kalau finger print memang sudah berjalan sampai saat ini sekitar empat bulanan. Di situ kita bisa lihat tingkat kehadiran para ASN dan terlihat juga mana yang sering bolos. Kan ada sanksi juga soal pemotongan TPP, jika tidak hadir atau pulang lebih dulu yang sudah diterapkan yakni masuk mulai pukul 07.00-16.00. Tahun depan kita fokus sistem penilaian kinerjanya,” paparnya.

BACA JUGA:  Komarudin Kepala Desa Terpilih Wantilan, Siap Pelopori Desa Berbasis Teknologi

Lebih lanjut Asep mengungkapkan sejak tiga bulan terakhir ini, sudah ada kenaikan soal tukin (tunjangan kinerja). Sehingga, harus ada penyesuaian beban kerja setiap orang yang disesuaikan denngan posisi dan jabatan. “Karena dalam penetapan tukin juga tidak bisa disamaratakan melainkan berdasarkan analisis beban kerja setiap ASN dan posisi jabatan yang telah dikaji,” ungkapnya.

Meski demikian, Asep tidak menyebut secara rinci kenaikan tukin, namun kenaikan tukin tak mengganggu postur APBD dengan program prioritas lainnya. Sebab, menurutnya kenaikan tukin ini sudah dibahas sebelumnya dengan melihat kemampuan APBD. “Untuk kenaikan tukin setiap ASN harus dilihat lagi. APBD kita masih mampu dengan adanya kenaikan tukin ini. Apalagi PAD (pendapatan asli daerah) yang kita capai setiap tahun selalu melebihi target. Tahun lalu target PAD kita Rp 276 miliar dan terealisasi diangka Rp 300 miliar. Tahun ini target PAD mencapai Rp 450 miliar. Saya optimis bisa tercapai karena potensinya ada. Begitu juga dengan APBD kita tahun ini mencapai Rp 3,2 triliun naik signifikan dari tahun lalu yang hanya Rp 2,8 triliun,” ungkapnya.

Seperti diektahui, era kepemimpinan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan, tukin pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas yang diterima masing-masing pejabat berbeda-beda. Berdasarkan informasi yang dihimpun, besarn tukin dikisaran terbawah mencapai Rp 23 juta/bulan. Kenaikan tunjangan tersebut juga berlaku untuk pejabat eselon III antara Rp 17 juta/bulan, pejabat eselon IV antara Rp 10 juta/bulan, dan staf pelaksana antara Rp 4 hingga 5 juta/bulan. Dampak dari kenaikan tunjangan ini tentunya berimbas kepada belanja pegawai menjadi bertambah dari Rp 193 miliar menjadi Rp 266 miliar di tahun ini. (sep)

BACA JUGA:  Anne Targetkan 4 Juta Wisatawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here