Beranda Bandung Kunjungan Wisatawan Menurun Drastis Selama Ramadhan

Kunjungan Wisatawan Menurun Drastis Selama Ramadhan

14
0
SEPI: Kota Mini salah satu objek wisata di Floating Market Lembang nampak sepi. Di hari-hari biasa, kunjungan wisatawan ke objek wisata ini selalu ramai. ASEP IMAM MUTAQIN/PASUNDAN EKSPRES

LEMBANG-Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami penurunan drastis selama bulan ramadhan ini. Penurunan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ini hingga 50 persen dibanding hari-hari biasanya.

Seperti yang rasakan oleh objek wisata Floating Market Lembang, biasanya banyak wisatawan dari dalam negeri maupun mancanegera memanfaatkan liburan ke wilayah Lembang. Pengunjung yang datang seperti dari daerah Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok hingga luar Jawa Barat. Termasuk wisatawan asal mancanegara mereka datang dari Malaysia dan Singapura.

“Jika dibanding dengan bulan-bulan biasa, memang ramadan ini terjadi penurunan sampai 50 persen. Namun, kondisi seperti ini sudah biasa. Namun, ramadhan seperti wisatawan asal Malaysia, yang biasanya paling banyak, sekarang menurun. Karena memang selama ramdhan, banyak masyarakat yang menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah ketimbang berlibur ke objek wisata,” kata Public Relation (PR) Floating Market Lembang, Intania Setiati, belum lama ini.

Dia menambahkan jumlah kunjungan ke objek wisata yang dikelolanya rata-rata mencapai ribuan perharinya. Apalagi di hari weekend dan hari libur besar nasional, pengunjung bisa membludak di kedua objek wisata tersebut. “Mungkin itu karena kami menawarkan banyak wahana wisata, bahkan sekarang ada tambahan wahana baru yang bisa dinikmati para pengunjung. Selain itu, akses jalan yang sangat mudah karena lokasi Farmhouse dan Floating Market sangat strategis yang berada di jalan Nasional. Sehingga pengunjung banyak memilih mengunjungi objek isata yang kami kelola,” ungkapnya.

Meski demikian, Intania mengungkapkan tingkat kunjungan akan kembali normal pada libur Lebaran. Untuk mempersiapkan itu, saat ini manajeman melakukan perbaikan sejumlah fasilitas pendukung demi kenyamanan pengunjung. “Persiapan lebaran, kami prioritaskan perbaikan fasilitas, mushola, jalan dan tempat parkir. Itu untuk menjamin kenyamanan masyarakat saat berwisata,” katanya.

BACA JUGA:  Ubah Pasar Panorama Jadi Pasar Wisata, Tingkatkan Kunjungan Pembeli dan Wisatawan

Disisi laih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menargertkan 7 juta kunjungan wisatawan atau naik 5 % dari tahun kemarin. “Target itu tidak muluk-muluk, realistis sesuai potensi wisata yang saat ini sedang di buka dan kembangkan,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Cucu Sartika, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jumlah kunjungan wisatawan paling banyak mengunjungi wilayah utara KBB meliputi Kecamatan Lembang, Parongpongong dan Cisarua. Pasalnya, wilayah utara KBB banyak memiliki objek wisata, seperti Lembang memiliki 42 objek wisata. “Mayoritas pengunjung ke Bandung Barat itu pergi ke Lembang. Karena disana banyak destinasi wisata yang sudah terkenal dan disukai pengunjung dari berbagai daerah hingga mancanegara,” ungkapnya.

Seperti diketahui, pariwisata di Bandung Barat kerap menjadi salah satu priortas untuk berwisata masyarakat. Hal ini tak terlepas dari adanya beberapa wahana wisata favorit seperti Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Perahu, The Lodge Maribaya, Farm House Susu Lembang, Floating Market, D’Ranch dan sejumlah objek wisata lainnya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here