Beranda Headline Mengisi Bulan Puasa dengan Kegiatan Keagamaan Pesantren Ramadhan

Mengisi Bulan Puasa dengan Kegiatan Keagamaan Pesantren Ramadhan

26
0
ANTUSIAS. Para pelajar kelas 4 SDN 1 Munjul Jaya tampak antusias belajar menulis kaligrafi saat mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan di sekolahnya. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

Belajar Seni Kaligrafi Tumbuhkan Keimanan Sejak Dini

Mengisi waktu Bulan Suci Ramadhan dengan kegiatan bermanfaat, para pelajar SD Negeri 1 Munjul Jaya mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan Pesantren Ramadhan di sekolahnya, Selasa (14/5). Salah satu kegiatan yang cukup menarik adalah para siswa diajak untuk belajar menulis seni kaligrafi.

LAPORAN: ADAM SUMARTO, Purwakarta

Seni menulis indah atau kaligrafi sudah dikenal sejak lama, bahkan mungkin kita pernah mempelajarinya tatkala duduk di bangku sekolah dasar. Tetapi, hal tersebut tak pernah dianggap serius, banyak orang mengabaikan bentuk tulisan mereka sendiri. Sedangkan penelitian mengatakan bahwa kepribadian seseorang dapat terlihat dari tulisan tangannya.

Pengajar Seni Kaligrafi Iman Sulaiman mengatakan, banyak hal yang dilakukan siswa selama mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan.

“Di antaranya, tata cara salat, hapalan doa dan surat-surat pendek, hingga belajar menulis kaligrafi,” ujarnya kepada koran ini saat ditemui di sela kegiatan.

Seluruh kegiatan ini, sambungnya, bertujuan untuk menumbuhkan keimanan sejak dini. “Termasuk juga memaksimalkan proses ibadah selama Bulan Suci Ramadhan,” kata Iman.

Pantauan Pasundan Ekspres, sedikitnya ada 65 pelajar kelas 4 yang tampak tekun belajar menulis seni kaligrafi yang bertempat di halaman sekolah.

Para pelajar ini sangat antusias belajar menulis rangkaian ayat-ayat suci Alquran dengan media berupa kertas buku gambar. Kemudian dibingkai dan diwarnai hingga menjadi sebuah karya seni religi.

Salah seorang pelajar yang mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan, Mahesa mengatakan, dirinya sangat senang bisa mengisi waktu di Bulan Suci Ramadan dengan kegiatan positif.
“Terlebih saat belajar menulis kaligrafi. Meski cukup sulit dan harus teliti, namun saya sangat antusias. Nantinya bisa dipajang di kelas,” kata Mahesa.(*/vry)

BACA JUGA:  Manajemen Hati Menghadapi Era Milenial

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here