Beranda Karawang Murid Al Azhar Galuh Mas Ukir Prestasi Internasional

Murid Al Azhar Galuh Mas Ukir Prestasi Internasional

32
0
Keenzha Athallah Fahrureza (kiri)meraih Medali Perak dan Naila Fathma Syahira meraih penghargaan Merit, (kanan).

KARAWANG-Di usia yang relatif muda, Sekolah Al Azhar Galuh Mas Karawang tak henti menoreh prestasi di kancah internasional. Setelah pada tahun 2016 dan 2017 dua tahun berturut-turut meraih juara internasional Matematika, kini ditahun 2019 murid-murid Al Azhar Galuh Mas Karawang kembali menyabet dua gelar sekaligus pada kejuaraan Olimpiade Matematika bergengsi International Mathematics Wizards Challenge (IMWiC) 2019 tanggal 15 – 18 Juni 2019 di Kuala Lumpur Malaysia.

Mereka adalah Keenzha Athallah Fahrureza meraih Medali Perak dan Naila Fathma Syahira meraih penghargaan Merit. Bagi Naila, mengharumkan nama bangsa melalui prestasi ini merupakan kali kedua yang ia dapat setelah sebelumnya Naila berhasil menyabet medali Perunggu pada ajang Challenge For Future Mathematician (CFM) tahun 2016.

Bagi Keenzha Athallah, ajang ini merupakan kejuaraan internasional pertama yang ia ikuti dan tidak tanggung-tanggung Keenzha langsung meraih juara II. Keenzha dan Naila bertarung melawan 653 peserta dari 7 negara seperti Tiongkok, Filipina, Indonesia, Hong Kong, Macau, Malaysia dan Thailand. Sebelum berkompetisi, Keenzha dan Naila harus melampaui kualifikasi tingkat nasional terlebih dulu sebelum maju mewakili Indonesia.

Ajang IMWiC merupakan kejuaraan tahunan matematika internasional bergengsi untuk katagori Sekolah Dasar tingkat 1 hingga 6 dan tingkat Sekolah Menengah Pertama tingkat 1 hingga Sekolah Menengah Atas tingkat 1. Total medali yang berhasil diraih tim Indonesia pada kejuaraan ini antara lain 1 Grand Champion atau juara umum, 4 medali emas,10 medali perak, 17 medali perunggu dan 6 Merit.

Untuk dapat menyelesaikan soal-soal pada kompetisi ini tidak cukup berbekal penguasaan teori-teori dalam pelajaran matematika saja, tetapi membutuhkan jam terbang berlatih menjawab soal-soal dan mengikuti kompetisi matematika.

Untuk itu sebelum diberangkatkan bertanding ke Malaysia, peserta Indonesia diwajibkan mengikuti karantina untuk membiasakan menghadapi soal-soal matematika yang paling rumit sekalipun. Semua soal-soal matematika ditulis dan harus dijawab dalam Bahasa Inggris, jadi pemahaman materi tidak terbatas pada teori matematika melainkan juga pemahaman secara bilingual.

Bagi Sekolah Al Azhar Galuh Mas Karawang prestasi Keenzha dan Naila merupakan prestasi internasional ke empat sepanjang tiga tahun terakhir. Dalam mendidik dan membina murid-murid hingga mampu meraih prestasi hingga tingkat internasional, Sekolah Al Azhar Galuh Mas Karawang memiliki pola didik yang melatih kemandirian anak dalam memecahkan masalah dan menumbuhkan kesadaran penuh sebagai seorang insan yang senantiasa menggantungkan harapan hanya kepada Allah SWT.

Pola didik seperti ini menjadikan murid lebih tangguh, bertanggung jawab dan membentangkan cita-citanya setinggi langit dengan semangat pantang menyerah. Sekolah Al Azhar Galuh Mas Karawang masih membuka pendaftaran murid baru atau pindahan. (ddy/sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here