Beranda Purwakarta Termotivasi Harga, Ajak Tetangga Tanam Cabai Rawit

Termotivasi Harga, Ajak Tetangga Tanam Cabai Rawit

8
0
SEMAI BIBIT: Urip saat menyemai bibit cabai rawit dipekarangan rumahnya. Ia berusaha menggugah tetangganya untuk menanam cabai yang harganya sempat tinggi. DAYAT ISKANDAR/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Urif Hidayat, salah satu staf Desa Citalang Kecamatan Purwakarta mengajak tetanggnya untuk menanam cabai rawit dipekarangan rumahnya masing-masing. Ia termotivasi dengan harga jual cabai rawit yang saat ini dipasaran yang menyentuh Rp.75.000-Rp.80.000/Kg.

Untuk mewujudkan niat mulianya itu, Urip setiap pagi dan petang sepulangnya dari Kantor Desa selalu menyempatkan diri mengelola pembibitan cabai rawit dipekarangan samping rumahnya.

Saat kepergok Pasundan Ekpres pada Kamis (15/8), dia hanya berujar,”Duuh, gak kebagian harga mahal cabai rawit nih,” selanya.

Dia menyebut sebagai Desa satu satunya yang berstatus Pemdes di Kecamatan Purwakarta (yang lainya keluarahan-red), Desa Citalang memiliki keunggulan komparatif.

“Di Desa Citalang masih terbuka luas areal pertanian dan lahan tak terurus, karena mayoritas pemiliknya warga kota. Saya kepikiran kalau itu dimanfaatkan, Desa Citalang mampu menjadi pemasok sayuran untuk warga kota Purwakarta yang lainya,” ungkapnya.

Selama ini, lanjut dia, upaya itu memang ada secara sporadis ada juga warga yang memanfaatkan peluang itu, hanya saja mereka tergolong generasi tua desa Citalang, yang muda mudanya lebih condong ke Pabrik sebagai pekerja pabrik.

“Nah kalau saya boleh mimpi, sebagai staf desa kedepan saya akan arahkan para tetangga minimal satu rukun warga untuk tanam cabe rawit aja dulu, dan itu akan saya beri contoh untuk menanamnya lebih dulu,” imbuhnya.

Pencangan menanam cabai rawit, kata Urip, sebenarnya bukan hal baru di Kabupaten Purwakarta. Sebelumnya Bupati Purwakarta H.Dedi Mulyadi SH saat masih menjabat bahkan pernah mengintruksikan menanam cabai rawit itu disetiap sekolah.

“Kalau saya mah hanya pegawai desa rendahan, namun teringat hal itu, ya hanya mampu ajak tetangga aja dulu untuk lakukan upaya yang sama(menanam cabe rawit),” tuturnya.

BACA JUGA:  Musim Kemarau, Harga Cabe dan Kentang Melonjak

Selain cabai rawit, kata Urip, areal pertanian sawah atau lahan kosong di Citalang bisa tumbuh dengan baik seperti tanaman jagung manis, mentimun, ceshim, bayam dan singkong.

“Tinggal waktu dan kemauan warga saja, sebab toh pendahulu warga Citalangpun memang sudah memploting Desa Citalang sebagai zona pertanian dan hingga saat ini, Bupati pun respek memproteksi kawasan pertanian di Citalang yang tak boleh dibangun untuk zona industri dan perumahan,” pungkasnya. (dyt/sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here