Beranda Headline Kiprah UKM Sari Kumetap Berinovasi Teknologi, Olah Buah Nanas hingga Lidah Buaya

Kiprah UKM Sari Kumetap Berinovasi Teknologi, Olah Buah Nanas hingga Lidah Buaya

20
0
OLAHAN BUAH NANAS: Wawan Herwanto memerlihatkan salah satu prodak minumannya, berbahan baku buah nanas. INDRAWAN/PASUNDAN EKSPRES

Alam sudah memberikan banyak manfaat, melalui tumbuhan, hewan, dan seluruh isinya. Tidak ada yang sia-sia jika seseorang mampu kreatif dan bekerja keras. Subang Selatan banyak tumbuh nanas dan lidah buaya yang diolah hingga memiliki nilai ekonomis.

INDRAWAN, Jalancagak

Buah nanas yang sudah dikenal sebagai ciri dari Kabupaten Subang, keberadaannya yang banyak terdapat di area Subang Selatan. Bahkan hingga dijadikan monumen tugu, tepatnya di area Jalan Cagak. Banyak olahan makanan yang di buat berbahan dasar buah nanas, dari kripik, slai, bahkan dodol buah nanas. Selain itu olahan minuman buah ini juga ada, dan laku keras di berbagai daerah di Jawa Barat, bahkan luar pulau jawa.

Selain buah nanas, juga rupanya ada tubuhan yang dikenal sebagai obat herbal, yang identik dengan rasa dan aroma yang tidak enak, namun dengan kreativitas dan pengetahuannya, bisa berubah menjadi aneka minuman yang segar dinikmati.

Dialah Wawan Herwanto yang dengan gigih meyakini ada potensi keuntungan yang luar biasa dari berbagai tumbuhan. Misalnya saja buah nanas. Pria asal Jalancagak ini menjalani usahanya menjual makanan dan minuman hasil dari olahan nanas, yang diproduksi dari rumahan oleh warga sekitar rumahnya di Jalancagak. Pilihannya untuk fokus pada prodak makanan dan minuman olahan buah nanas menurutnya karena keberadaan buah nanas itu sendiri yang mudah ditemukan, tidak mengenal musim dan harganya yang terjangkau.

“Buah nanas ini mudah ditemukan, tidak mengenal musim, dan semuanya bisa dimanfaatkan, bahkan sampai sari patinya, untuk minuman seperti ini,” ujar Herwanto sambil menunjukan prodak olahan minuman jus buah nanasnya.

Sejak tahun 2010 Herwanto bersama UKM Sari Kumetap membangun usaha olahan makanan dan minuman hasil dari olahan buah nanas. Herwanto, juga melakukan inovasi untuk mengolah minuman dari tumbuhan lidah buaya.

BACA JUGA:  Rahasia Sukses Ade Sukalsah Pimpin Samsat Subang

Menurutnya, potensi tanaman lidah buaya di Kabupaten Subang juga tidak kalah dengan buah nanas. Dia bersama UKM Sari Kumetap telah melakukan inovasi teknologi proses tanaman lidah buaya menjadi aneka produk minuman fungsional. Antara lain, minuman herbal lidah buaya, teh lidah buaya, dan cocktail lidah buaya.

“Silahkan bisa dicoba, dan buktikan lidah buaya yang dikenal memiliki aroma bau dan rasa yang pahit, bisa menjadi minuman herbal yang bisa diterima dengan rasa, warna dan aroma yang lebih enak dan tidak pahit,” tambahnya.

Herwanto bersama UKM Sari Kumetap dianugerahi penghargaan sebagai UMKM Jawara Subang kategori Prodak Inovatif tahun 2019 oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perdagagan dan Perindustrian Kabupaten Subang. Herwanto juga menjelaskan penggunaan nama UKM Sari Kumetap sebagai payung produk-produknya. Ia menjelaskan Kumetap merupakan akronim dari Kreatif, Ulet, Mandiri, Energik dan Peduli, tujuanya menciptakan virus positif terhadap keluarga, lingkungan dan terutama diri sendiri.
“Di setiap koridor atau prinsip yang mengunakan Kumetap itu pasti akan menghasilkan suatu karya, jadi Kumetap itu rumus, rel atau koridornya itu,” pungkasnya.(*/vry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here