Beranda Purwakarta Petugas Lapas Sita Sajam Napi, Tes Urine Setiap Ahir Pekan

Petugas Lapas Sita Sajam Napi, Tes Urine Setiap Ahir Pekan

22
0
TES URINE: Kepala Lapas Kelas II B Purwakarta Suprapto saat menyerahkan sampel urine kepada petugas. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwakarta, melakukan tes urine terhadap semua petugas yang ada di lembaga tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada petugas yang berstatus pengguna narkoba.
Kepala Lapas Kelas II B Purwakarta, Suprapto, menyebut upaya ini dalam rangka mengantisipasi adanya petugas yang terlibat dalam penyelundupan narkoba ke dalam lapas.

Selain itu, tambahnya, ini juga dalam rangka menyambut Hari Dharma Karyadhika ke 74 Tahun 2019. “Ini merupakan langkah-langkah dari Pemerintah, tepatnya Kemenkumham yang progresif dan serius upaya Pemberantasan Narkoba serta sebagai wujud keseriusan komitmen Pemasyarakatan perang melawan Narkoba,” kata Suprapto, Saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/10).

Petugas Lapas yang ditarget mengikuti tes urine sebanyak 81 orang. Namun hanya 75 orang yang menjalani tes urine. “Enam pegawai tidak hadir dan tidak ikut tes urine karena sakit, izin cuti, dan lepas dinas karena piket malam,” ujarnya.
Meski begitu, tambah dia, petugas yang tidak ikut hari ini akan tetap menjalani tes urine setelah kembali masuk kerja. “Kami akan tes urine seluruh petugas tanpa kecuali,” tegasnya.

Suprapto menambahkan, pihaknya sudah menyatakan perang terhadap narkoba, dan ingin menjadikan Lapas yang dipimpinnya bersih dari narkoba. “Kalau ingin membersihkan lantai, tentu sapu harus bersih. Jadi untuk kali ini, kami harus pastikan dulu petugas bebas dari narkoba. Selain bersih dari narkoba, di dalam Lapas Purwakarta ini pun ingin bersih handphone dan pungli, sehingga dalam hal ini kami bekerjasama dengan pihak Kepolisan Purwakarta,” ujarnya.

Suprapto menegaskan, jika ternyata dalam tes urine ini terdapat atau ditemukan petugas Lapas positif narkoba, maka pihaknya tidak segan-segan akan melaporkan langsung ke Kanwil, Kemenhumkam, dan Dirjen Pemasyarakatan.
“Untuk sanksinya, kami serahkan ke pimpinan. Dan Alhmadulillah tadi semua hasilnya negatif,” ucapnya.

BACA JUGA:  Ratusan PNS Kabupaten Bandung Barat Jalani Tes Urine

Usai dilakukan tes urine, Lapas Kelas II B Purwakarta juga memusnahkan puluhan telepon seluler (ponsel) dan beberapa senjata tajam hasil temuan saat razia di dalam lapas.

Proses pemusanahan dilaksanakan di Lapangan Dalam Lapas Purwakarta, Jumat (11/10). Pemusnahan itu langsung dipimpin Kepala Lapas Purwakarta Suprapto.
Barang yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil razia yang dilaksanakan pada periode Februari-September di 2018. Di mana jajaran Lapas selalu melakukan razia rutin setiap pekannya.

Dari hasil razia tersebut, pihaknya mendapatkan beberapa barang bukti berupa ponsel dan barang-barang berbahaya yang lainnya. “Yang kali ini kami musnahkan 30 buah ponsel, 30 buah charger, 15 buah sendok stainless, 7 buah gunting dan 8 buah pisau cutter. Apabila ditemukan lagi barang barang terlarang di dalam, itu ada sanksi lebih tegas lagi kepada warga binaan dan pegawai yang disinyalir ada indikasi untuk menyelundupkan,” ucap Suprapto.

Penemuan benda terlarang ini hasil pemeriksaan jeli yang dilakukan petugas yang bisa menemukan dari tempat penghuni menyembunyikan. “Ada yang di atas plafon, ada yang di bawah bantal dan lainnya, tapi semua bisa ditemukan petugas kita,” kata Suprapto.(add/vry)

Hasil Razia Petugas Lapas Kelas II B Purwakarta
30 buah ponsel
30 buah charger
15 buah sendok stainless
7 buah gunting
8 buah pisau cutter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here