Beranda Karawang Disdukcapil Anggarkan Rp900 Juta untuk Antar Dokumen

Disdukcapil Anggarkan Rp900 Juta untuk Antar Dokumen

11
0
Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan.

KARAWANG – Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan mengatakan, Rp900 juta yang dianggarkan untuk program antar dokumen kependudukan ke rumah warga bukan hanya untuk e-KTP. Melainkan mencakup semua dokumen kependudukan.

“Program ini bukan cuma untuk antar e-KTP, tapi Kartu Keluerga, Akte Kelahiran Kartu Identitas Anak dan semua dokumen keoendudukan lainnya. Kalau yang e-KTP nya belum bisa dicetak, kami kirimkan Surat Keterangan (Suket) nya,” ujarnya.

Program ini, lanjut Yudi, merupakan inovasi yang dari Bupati Cellica Nurrachadiana agar masyarakat tidak perlu repot mengambil dokumen kependudukan ke Kantor Diadukcapil. Program tersebut telah melalui uji coba sejak 1 November lalu, dan akan menjadi program tetap mulai tahun anggaran 2020.

“Program ini inovasi dari bupati. Kami lakukan uji coba sejak 1 November untuk lima kecamatan dan berjalan lancar. Maka 2020 akan dilaksanakan untuk seluruh kecamatan,” katanya.

Lima Kecamatan yang jadi uji coba selama 2019 adalah Karawang Barat, Karawang Timur, Klari, Telukjambe Barat dan Teluk Jambe Timur.

Ia menjelaskan, program ini dijalankan dengan melakukan kerja sama dengan Kantor POS. Dalam kontrak kerja sama itu setiap bulan akan dilakukan 500 pengiriman dokumen kependudukan per hari.

“MoU-nya 500 pengiriman per hari kerja. Tapi jika dalam pelaksanaan ternyata pengiriman kuranh dari 500 per hari, yang kami bayarkan hanya yang sudah dikirim saja. Pembayaran dilakukam per bulan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya sangat mendukung jika DPRD mau membantu Disdukcapil agar Karawang bisa mendapatkan blanko e-KTP lebih banyak. Dimana hingga saat ini yang diberikan Kemendagri untuk Karawang hanya 500 keping per bulan.

“Kami sangat berterima kasih kalau DPRD mau membantu agar Kemendagri memberikan tambahan kuota balnko e-KTP. Karena memang kita sangat membutuhkan. Sekarang saja yang sudah melakukan perekapan tapi belum bisa dicetak e-KTP nya sudahencapai 70 ribu,” tandasnya. (use/ded)

BACA JUGA:  Hasil Program Go Digital, Disdukcapil Sepi Antrian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here